Kamis, 14 Agustus 2014

MERANTAU DINEGRI ORANG



MAJALAH SELANGKAH BANDUNG,14 AGUSTUS 2014...
Kerinduan akan kampung halaman dapuwa, orang-orang yang dicintai, dan teman-teman adalah perasaan dari seseorang yang merantau..
Ketika kembali ke kampung halaman dapuwa, menjadikan keadaan berbalik, menjadi rindu akan suasana perantauan..
Keadaan itulah yang digambarkan oleh Jhon dumupa..

Jhon dumupa Sebagai seorang yang berasal dari dapuwa atau pugabutu , yang juga merantau terkadang saya merasakan hal yang sama dengan si penulis ini. Pernah di suatu waktu saya berkumpul dengan sesama teman perantau dari dapuwa, kita bicara banyak dan berdiskusi tentang apa-apa saja yang pernah terjadi, apa yang kami lakukan, bagaimana keseharian dan sebagainya saat masih di kampung halaman. Tak jarang pula ada yang nyeletuk rindu rumah, keluarga dan kampung halaman pubagutu/diyobado bahkan telah memiliki rencana apa yang aan dilakukan saat tiba dikampung halaman nanti. Ada yang berniat yang didapat agar bisa mengajak orang tua makan di rumah makan favorit. Ada yang ingin bertemu kakek dan teman. Ada yang ingin jiarah ke makam orang yang dicintainya dan lain-lain. Tapi saya dan teman-teman juga mengaku bahwa tidak semuanya indah ketika tiba di kampung halaman DAPUWA. Ada rasa bosan, ada rasa langsung ingin kembali ke daerah perantauan sesegera mungkin. Tidak ada kepuasan yang benar-benar membahagiakan antara daerah perantauan dan kampung halaman.
Saya Adalah DAPUWA melihat bahwa kerinduan akan kampung halaman adalah kenikmatan (yang kerap kali digambarkan dengan sesuatu yang bergerak, bergelombang) Adalah waniyaibou. Dari rindu kampung halaman, seorang mulai berandai dan membuat daftar rencana akan kepulangan dan apa yang akan dilakukan. Karena kerinduan, muncul usah-usaha perantau untuk menulis surat, bertelefon, atau berkomunikasi dunia maya. Perantau jadi memiliki sesuatu yang menarik untuk dilakukan saat merasakan rindu. Tapi banyak yang tidak menyadari bahwa rindu itu nikmat, karena ketika rindu itu hilang (misalnya setelah tiba di kampung halaman), semua akan terasa biasa saja dan bahkan memunculkan rasa bosan dan ingin kembali ke perantauan. Dengan kata lain, titik terindah dalam proses pulang kampung adalah kerinduan. Ada kenikmatan tersendiri saat ingin pulang kampong, kemana pergi dumupa jhon tidak lupa tanah yang tercintah kelahiran dapuwa.EDITING OLEH : JHON DMP MERANTAU KOTA BANDUNG, Berasal dari dapuwa/pugabutu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar